Kejari Jaksel Geledah Kantor BPN Jaksel Terkait Kasus Penjualan Aset Pemprov DKI

Rifan Financindo

PT Rifan Financindo Berjangka – Jakarta: Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menggeledah kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan. Penggelahan dilaporkan terkait kasus penjualan aset milik Pemprov DKI.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jakarta Selatan Yuvani Yazid mengatakan pihak swasta diduga telah menjual aset milik Pemprov DKI berupa lahan fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) seluas 2975 meter.

“Yang mereka jual Rp36 Miliar. Cuma dari harga tanahnya sekitar Rp120 miliar lah,” kata Yuvani Yazid saat dihubungi, Selasa (2/8/2016).

Lokasi lahan, kata dia, ada di kawasan kompleks Permata Hijau, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasus tersebut terjadi pada 2014.

Yuvani mengatakan, hingga pukul 17.30 WIB tadi, penggeledahan masih dilakukan. Pihak Kejari Jaksel menggeledah lokasi sejak pukul 15.30 WIB.

“Kita membutuhkan beberapa barang bukti. Kita lagi inventarisir mana yang perlu kita bawa. Yang mau kita tinggal,” ujar Yuvani.

Sejauh ini ada dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Satu tersangka berinisial MI. Dia menjual lahan itu kepada pengembang. Satu tersangka lain, kata Yuvani merupakan staf pegawai BPN inisial AS.

“Dia (AS) cuma staf di BPN. Tersangk sudah seminggu yang lalu. Belum (ditahan)” imbuh Yuvani.

(cc, Rifan Financindo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s